18 Oktober 2010

PERALATAN KOMUNIKASI TRADISIONAL

Komunikasi meliputi kegiatan menulis dan berbicara. Berdasarkan medianya komunikasi dibagi menjadi tiga yaitu komunikasi nonverbal sepertiekspresi, bahasa tubuh, isyarat), komunikasi visual (gambar ,lukisan, fotografi, video, atau film), dan komunikasi elektronik ( telepon, surat elektronik, televisi, siaran satelit). Dahulu kala, untuk dapat berhubungan dengan anggota masyarakat lainnya, manusia menggunakan peralatan komunikasi tradisional seperti asap, kentongan, tulang binatang, burung merpati, dan daun lontar. Berikut berbagai macam peralatan teknologi komunikasi tradisional.

Asap

Suku bangsa Indian Amerika menggunakan asap sebagai alat untuk berkomunikasi dengan sukunya ataupun kepada suku lainnya. Biasanya, asap digunakan untuk mengirimkan pesan rahasia. Kepulan asap mengandung makna-makna tertentu yang hanya dapat dibaca oleh suku-suku di Indian, seperti kepulan satu kali yang berarti peringatan. Ketika mereka berperang juga menggunakan asap untuk berkomunikasi dengan lawan.

Kentongan

Pernahkah kamu melihat kentongan?. Pada era modern, kita masih dapat melihat peralatan ini yang digunakan pada pos sistem keamanan lingkungan (siskamling). Kentongan merupakan media komunikasi di masyarakat Indonesia sejak dahulu kala. Biasanya, kentongan digunakan untuk memberitahu warga sebagai suatu peringatan telah terjadi sesuatu, misalnya kebakaran, kemalingan, dan bencana alam. Pada zaman kerajaan di nusantara, kentongan dan alat sejenisnya, seperti gong digunakan untuk mengumpulkan rakyat. Biasanya pukulan kentongan ini untuk memberikan suatu pengumuman kepada rakyat. Orang-orang yang mendengar suara kentongan dengan bergegas berkumpul untuk mendengarkan informasi, berita atau pengumuman. Dalam penggunaannya, untuk setiap daerah bunyi kentongan tidak memiliki standar yang baku. Setiap daerah memiliki kode atau arti tertentu terhadap suara kentongan, misalnya suara kentongan yang dipukul beberapa kali dengan cepat menandakan adanya bahaya kebanjiran atau kemalingan. Ditempat-tempat ibadah masih pula menggunakan peralatan tradisional sejenis kentongan seperti beduk dan lonceng.


Gambar Kentongan dan Gong sebagai alat komunikasi


Daun lontar

Kegiatan komunikasi pada masa lalu sudah menggunakan bahasa tulis pada media seperti, tulang hewan, prasasti dan daun lontar. Di Indonesia kegiatan surat menyurat telah ada sejak jaman kerajaan-kerajaan Hindu seperti, Pajajaran, Mataram, Majapahit, Kutai, Mataram dan Sriwijaya. Biasanya, untuk berkirim surat kepada negeri tetangganya, pihak kerajaan menggunakan media daun lontar, kulit kayu dan kulit hewan, tulang hewan, dan lempengan batu. Umumnya media komunikasi yang digunakan adalah dengan daun lontar, dengan alasan daun lontar sangat mudah didapatkan.

Gambar Daun Lontar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar